Nov 8, 2009

Sebastian vettel tutup gelar juara GP 2009 Abu Dhabi



Sebastian Vettel mengakhiri musim dengan kemenangan di seri terakhir. Untuk pembalap Red Bull itu, inilah akhir yang sempurna untuk musim 2009. Balapan di Yas Marina, Minggu (1/11/2009), sukses dilalui Vettel sebagai pembalap yang paling pertama melewati garis finis. Itu dia capai dari posisi start dua.

Di awal balapan, Vettel sebenarnya masih terpaku di belakang Lewis Hamilton yang start dari posisi terdepan. Namun, masalah rem yang bikin Hamilton harus retire sudah melapangkan jalan Vettel ke podium.

"Itu balapan luar biasa. Kami start dengan baik. Tidak cukup untuk menyalip Lewis, tapi nyaris, jadi saya terkejut. Kemudian Lewis menekan tombol (KERS) di lintasan lurus dan menjauh," ujar Vettel mengingat awal jalannya balapan, seperti dikutip Autosport.

"Saya bisa membayangi, kami tahu (mobil) kami lebih berat tapi saya bisa menjaga jarak dengannya. Ada tekanan luar biasa di pitstop. Setelah itu dia retire, tapi itu balapan yang luar biasa," lanjut dia.

Setelah mengambil alih pimpinan balapan dari tangan Hamilton, bukan berarti tugas Vettel selesai sampai situ. Dia masih harus mengamankan posisinya dari kejaran Mark Webber dan Jenson Button yang lantas finis di posisi satu dan dua secara berurutan.

"Mobilnya benar-benar fantastis. Sangat menyenangkan bisa duduk di dalam balik kemudi mobil malam ini," tukasnya.

Kesuksesan Vettel di Yas Marina juga merupakan kemenangan nomor empatnya musim ini, dalam menyemen posisi nomor dua di klasemen akhir pembalap. Untuk timnya yang juga jadi runner-up di klasemen konstruktor, finis satu-dua juga adalah kali keempat.

"Kesimpulannya, ada banyak suka duka di musim ini. Kami sangat kuat di paruh kedua, finis 1-2 keempat untuk Red Bull, jadi selamat kepada tim. Mereka sudah sangat membanting tulang."

"Finis di papan atas adalah cara yang sempurna untuk mengakhiri musim," demikian dia


Share and Bookmark:

Oct 19, 2009

Data & Fakta Seputar Jenson Button

Jenson Button memastikan gelar juara dunia pembalap F1 untuk kali pertama dalam karirnya. Button adalah orang Inggris ke-10 yang sukses menggondol titel prestisius tersebut.

Satu seri masih tersisa dalam musim balapan F1 2009. Namun, Button sudah tak mungkin lagi dikejar para pesaingnya usai finis pada posisi lima di GP Brasil, Senin (19/10/2009).

Berikut data dan fakta pembalap asal Inggris berusia 29 tahun yang membela tim Brawn GP itu, sebagaimana dikemukakan Reuters.

* Musim lalu gelar juara dunia dimiliki oleh Lewis Hamilton yang juga orang Inggris. Keberhasilan Button tahun ini menjadikannya orang Inggris ke-10 yang menjadi kampiun 'Jet Darat'.

* Button sudah mengikuti 171 grand prix dan memenangi tujuh di antaranya. Enam kemenangan tersebut lahir di tujuh seri awal musim ini.

* Orangtua Button bercerai dan dia memiliki tiga orang saudara perempuan. Ayahnya, John, adalah mantan pembalap rallycross, yang acap menghadiri balapan sang putra. Button memiliki seorang kekasih, Jessica Michibata, yang berprofesi sebagai model pakaian dalam.

* Button membuat debut F1-nya bersama Williams di Australia tahun 2000. Dia mendapatkan peluang itu usai "berduel" dengan pembalap Brasil Bruno Junquiera untuk mengisi kursi kosong sepeninggal Alex Zanardi.

* Pada balapan keduanya, di Brasil saat masih berusia 20 tahun, Button menjadi pembalap termuda yang bisa mengemas angka. Capaian ini pada prosesnya dilewati oleh Sebastian Vettel.

* Setelah Williams, Button hijrah ke Benetton tahun 2001, lantas Renault tahun 2001 dan kemudian BAR tahun 2003. Bersama BAR di tahun tersebut Button mengalami salah satu kecelakaan paling dahsyat dalam karirnya di GP Monako.

* Button teken kontrak dengan Williams tahun 2004, tapi batal karena dia diharuskan tetap di BAR sampai 2005. Pada prosesnya Button juga membayar jutaan dolar untuk membeli kontraknya dari Williams guna tetap di BAR yang ganti nama jadi Honda tahun 2006.

* Kemenangan pertama Button bersama Honda terjadi pada GP Hongaria tahun 2006 silam. Itu adalah start ke-113 buatnya.

* Setelah tampil buruk selama dua musim, karir Button di ujung tanduk setelah Honda mengumumkan tak bakal mengikuti gelaran F1 tahun 2009. Karirnya berjalan lagi, dan melambung, seiring dengan pembelian Honda oleh manajemen yang dipimpin Ross Brawn.


Share and Bookmark: